Mengenang kepergian Ibunda tercinta Almh. Prof. Dr. B.A. Lolowang-Dededaka, MP.d

  • 1

Mengenang kepergian Ibunda tercinta Almh. Prof. Dr. B.A. Lolowang-Dededaka, MP.d

Category : Umum

Hari ini adalah tepat dua bulan saya ditinggalkan oleh ibunda tercinta Almh. Prof. Dr. B.A. Lolowang-Dededaka, MP.d yang meninggal dunia pada tanggal 8 Mei 2009 pukul 18:10 wita di RS. Pancaran Kasih Manado. Hari-hari yang terasa berat dilalui sebelum masuk rumah sakit sehingga kami keluarga benar mengalami cobaan yang harus dipikul bersama. Pertengahan bulan April, ibunda memang sudah mulai sakit namun entah bagaimana karena semangat yang kuat sehingga masih tetap bekerja membuat penelitian dan tulisan di komputer walaupun kami sudah ingatkan untuk tetap menjaga kondisi karena masih dalam keadaan belum sehat. Seingat saya pada hari minggu tanggal 26 April 2009, ibunda masih sempat membuat presentasi untuk penelitian, padahal kondisi yang masih sakit tetap dipaksakan. Hingga akhirnya pada hari Sabtu 2 Mei 2009, masuk ke RS. Pancaran Kasih Manado.

Ditengah situasi yang sangat tidak memungkinkan karena anak saya yang baru saja mulai bertumbuh giginya, sehingga membutuhkan tenaga extra untuk menjaga dan tidak ada yang menjaga selain kedua orang tuanya. Sehingga kami harus benar-benar membagi waktu untuk menjaga ibunda dan anak kami yang kecil. Situasi inilah yang sangat menguras tenaga. Kami hanya bisa berdoa kepada TUHAN kiranya dimampukan menghadapi cobaan dan tantangan ini.

Hari Sabtu, 2 Mei 2009 yang merupakan hari pertama ibunda masuk RS. Ada sesuatu yang aneh terjadi dimana ibunda ingin menelepon semua kerabat, teman dan siapa saja yang masih ada dalam ingatannya sehingga sehari penuh diisi dengan telepon ke kerabat atau teman ibunda.

Minggu, 3 Mei 2009 Ibunda dipindahkan ke ruangan VIP RS, karena Sabtu kemarin masih di ruangan biasa. Malamnya sekitar pukul 23.15 ketika ada pasien disebelah ruangan yang meninggal dunia, ibunda sempat terbangun dan bertanya kepada saya ada apa karena sudah ribut-ribut. Saya kemudian menjelaskan yang terjadi ibunda kemudian berkata “yah.. saya juga mungkin begitu…” kata-kata itulah yang membuat saya gelisah dengan situasi yang ada.

Hari-hari kami lalui dengan terus memijat secara halus bagian belakang tubuh ibunda agar tetap tenang dan tidak lagi banyak berpikir. Kami terus memotivasi untuk tetap makan dan minum obat. Walaupun sudah diinfus dan diberikan pengobatan terbaik namun kondisi ibunda sempat drop pada hari Rabu, 6 Mei 2009 dan dipakaikan oxygen, namun sore hari sudah kembali normal.

Kamis, 7 Mei 2009 banyak kunjungan untuk berdoa, mulai dari kolom di rumah sario hingga kompleks tempat tinggal kami. Hingga Jumat 8 Mei 2009 masih banyak yang datang berkunjung memberikan doa dan nyanyian untuk memberi kekuatan. Karena saat itu telah datang kemenakan dari Jakarta, jadi ibunda ingin disuapin oleh anak mantunya bersama cucunya dari Jakarta. Almarhum sempat makan dan minum banyak untuk ukuran orang sakit. Sehingga kami berpikir ibunda senang dengan datangnya cucu dari Jakarta.
Hari Jumat sekitar pukul 15.00 ibunda kembali drop, dan terpaksa dipakaikan oxygen. Kami berusaha untuk menenangkan ibunda karena arah pembicaraan yang sudah tidak kami mengerti sehingga kami hanya meminta untuk tetap tenang dan berdoa dan tidak perlu memikirkan yang lain-lain. Setelah digantikan baju tidak lama kemudian ada kunjungan dari sebagian kompleks disekitar tempat tinggal kami.
Setelah habis berdoa saat itu suasana menjadi hening entah mungkin ibunda sudah tidur atau apa tidak kami ketahui dengan pasti.
Akhirnya pukul 18:10 wita setelah dipastikan oleh dokter bahwa ibunda telah pergi untuk selamanya.


1 Comment

  • Pada 01-09-2010 03:51, haryanto said:

    turut berduka cita ya.. maap saya jarang blog walking.. jadi kurang banyak membaca baca.. Mas saya turut berduka cita ya sedalam dalamnya atas wafatnya ibunda mas Lolowang.. Semoga Dia memberikan yang terbaik baik semua keluarga mas dan semoga sang Ibunda di terima di sisi Dia.. dan diberikan yang terbaik di surga. Amin. Tuhan kabulkanlah doa kami.Amin

    (Required)
    (Required, will not be published)