Monthly Archives: June 2006

Macam-macam Eksepsi

Category : Hukum

Macam-macam Eksepsi/tangkisan dalam Hukum Acara yaitu:
a. Eksepsi mengenai kekuasaan relatif, yaitu eksepsi yang menyatakan bahwa PN tidak berwenang mengadili perkara. Diajukan sebelum tergugat menjawab pokok perkara.
b. Eksepsi mengenai kekuasaan absolut, yaitu eksepsi yang menyatakan bahwa PN tidak berwenang untuk mengadili perkara tsb (psl 143 HIR), eksepsi mengenai kekuasaan absolut dapat diajukan setiap waktu selama pemeriksaan perkara berlangsung, bahkan hakim wajib karena jabatannya (tanpa harus diminta oleh tergugat)
c. Eksepsi Deklinatoir (mengelakkan), hakim tidak berwenang (psl 133, 134) jika benar maka gugatan penggugat diputus tidak dapat diterima. Dalam hal ini penggugat dapat mengajukan gugatan baru pada pengadilan yang berwenang.
d. Eksepsi Dilatoir (menangguhkan, menunda): contoh, tergugat menyatakan bahwa gugatan diajukan prematur, belum saatnya. Kalau gugatan penggugat dinyatakan tidak dapat diterima, penggugat dapat menggugat kembali setelah tiba saatnya.
e. Eksepsi Peremptoir (menyudahi, menyelesaikan): Contoh daluwarsa, kalau oleh hakim gugatan tersebut ditolak, maka penggugat tidak dapat mengajukan gugatan lagi.
f. Eksepsi Diskualifikatoir: yaitu penggugat dianggap tidak mempunyai kedudukan yang dimaksud dalam gugatan.
g. Eksepsi ne bis in idem: eksepsi yang menyatakan bahwa perkara yang sekarang seluruhnya sama dengan perkara yang terdahulu diputus yaitu baik objeknya, persoalannya maupun pihak-pihaknya sama (nebis in idem).


Syarat dan Isi Gugatan

Category : Hukum

Sebelum mengajukan suatu gugatan hendaknya kita memperhatikan beberapa syarat untuk diajukannya suatu gugatan, nah, syarat ini misalnya:

a. Diajukan oleh yang punya kepentingan dan hubungan dengan perkara tersebut.
b. Diajukan secara tertulis dan lisan (tapi sebaiknya tulisan)
c. Orang yang belum dewasa dapat diwakili oleh wali.
d. Orang yang dibawah pengampuan dapat diwakili oleh pengampunya.
e. Badan Hukum diajukan oleh pengurusnya (direksi)

Isi gugatan:
a. Identitas para pihak
b. Fundamentum petendi / posita (uraian kejadian/peristiwa/duduknya perkara dan hubungan hukum yang menjadi dasar yuridis dari tuntutan).
c. Petitum (tuntutan: pokok, tambahan)

Tuntutan tambahan supaya:
a. Agar tergugat dihukum membayar biaya perkara.
b. Agar putusan dinyatakan dapat dilaksanakan lebih dulu meskipun putusannya dilawan atau dimintakan banding (uitvoobaar bij voorad).
c. Agar tergugat dihukum membayar bunga moratoir (kealpaan) apabila tuntutan yang dimintakan oleh penggugat berupa pembayaran sejumlah uang tertentu. Bunga ini dibebankan sebagai ganti kerugian karena terlambat memenuhi isi perjanjian dan diperhitungkan sejak diajukan gugatan ke pengadilan (pasal 1250 BW)
d. Agar tergugat dihukum membayar uang paksa (dwangsom) apabila hukuman itu tidak berupa pembayaran sejumlah uang, maka dapat ditentukan bahwa pihak yang dikalahkan dihukum untuk membayar uang paksa selama ia tidka memenuhi putusan sejak putusan itu mempunyai kekuatan hukum tetap.

Gugatan akan gugur:
a. Jika si penggugat tidak hadir
b. Walaupun telah dipanggil dengan patut
c. Tidak menghadap pengadilan pada hari yang telah ditentukan, atau
d. Tidak juga menyuruh orang lain menghadap selaku wakilnya.


Azas Hukum Acara Perdata

Category : Hukum

Berikut saya tuliskan beberapa azas dari Hukum Acara Perdata itu yang lazim dan sudah banyak dipergunakan dalam Peradilan Perdata. Azas itu terdiri atas:

a. Hakim bersifat menunggu (pasif)
  – Yang bekepentinganlah yang mengajukan, hakim menunggu (index ne procedat ex officio). (Vide, pasal 118 HIR, 142 RBG).
  – Ruang lingkup dan luas pokok sengketa ditentukan para pihak.
  – Para pihak dapat mengakhiri sendiri sengketa, sedangkan hakim tidak. (Vide, pasal 130 HIR, 154 RBG).
  – Hakim wajib mengadili seluruh gugatan dan dilarang memutus lebih dari yang dituntut. (Vide, pasal 178 ayat (2) dan (3) HIR). (beda dengan pidana bisa lebih berat).
  – Para pihak yang harus membuktikan.
b. Sifat terbukanya persidangan
  – Sidang terbuka untuk umum
  – Jika putusan tidak dibaca didepan umum berarti tidak sah dan dapat batal demi hukum.
c. Hakim harus mendengar kedua belah pihak (Vide, pasal 132a, 121 ayat (2) HIR).
d. Putusan disertai alasan-alasan
  – Harus disertai alasan putusan (pasal 315 HIR) jika tidak maka bisa banding/kasasi.
e. Beracara dikenakan biaya
  – Berperkara kena biaya (Pasal 121 ayat (4), 182, 183 HIR).
  – Yang tidak mampu, bisa gratis/prodeo (Pasal 237 HIR)
f. Tidak ada keharusan mewakilkan
  – Para pihak tidak diwajibkan mewakilkan, tetapi dapat juga dengan kuasanya (Pasal 123 HIR).


Kirim SMS Gratis

Category : Teknologi

Sewaktu saya surfing di GOOGLE dengan keyword SMS gratis, saya kembali menemui beberapa situs Indonesia yang menyediakan fasilitas kirim SMS gratis dari web mereka diantaranya yang saat ini masih aktif adalah:

http://www.sindikat.net/sms

Disitus yang menggunakan server Mentari dan IM3 ini menyediakan fasilitas kirim SMS gratis dari web mereka, tentunya dibatasi dengan jumlah pengiriman tertentu dalam sehari.

Kita tinggal memasukkan nomor tujuan dan pesan yang ingin kita sampaikan kepada nomor tersebut. Walaupun kiriman tidak secepat yang saya sangka (waktu saya test ada delay sekitar 2 jam terkirim ke nomor tujuan) namun fasilitas ini agak lumayan dibandingkan situs lainnya yang harus meminta bayaran. Yang agak mengganggu mungkin adalah pesan sponsor pada footer SMS yang diterima, agaknya memang yang gratis juga ada pesan sponsornya ya.. hehehe 🙂


Memanfaatkan Google Sitemaps

Category : Teknologi

Fasilitas Google sitemaps ternyata sangat mudah dan kegunaannya yang bisa melisiting dengan cepat website kita di situs pencari yang paling dipakai pengunjung internet.

Jika situs Anda masih belum juga di listing di situs GOOGLE maka tips ini mungkin bisa bermanfaat bagi Anda. Sebelum membuat sitemap maka kita daftarkan dahulu situs kita di beberapa pendaftar search engine gratis. Coba manfaatkan fasilitas submit search engine di control panel hosting, yang biasanya diberikan oleh perusahaan hosting atau kalau tidak ada coba link berikut ini: http://www.submitshop.com/freesubmit/freesubmit.html atau http://www.submitshop.com/freesubmit/100engines.html atau bisa mencari di GOOGLE dengan keyword “free submit site”

Kemudian dari sisi web, pada header (sebelum ) masukkan beberapa meta tag untuk memanggil robot googlebot masuk ke situs Anda misalnya:

Tentunya juga benahi kembali atau berikan description atau penjelasan situs sesuai dengan isi website misalnya:

Dan jangan lupa juga keywordnya dimasukkan dengan kata-kata unik atau sesuatu yang sesuai dengan situs Anda:

Setelah itu kalau bisa buatlah file robots.txt yang ditulis biasa di notepad Anda kemudian save dengan nama robots.txt kemudian upload di /public_html/ (atau root direktory setingkat index.htm) Contoh penulisan robots.txt:

User-agent: Mediapartners-Google*
User-agent: *
Disallow: admin.php
Disallow: /admin/
Disallow: /images/

Disallow berarti kita membatasi robot-robot mesin pencari melisting admin.php bisa juga direktory /admin atau /images kita proteksi dari robot.

Setelah itu cobalah gunakan tools google sitemaps di: http://www.google.com/webmasters/sitemaps/

Pertama-tama upload dahulu file sitemap_generator.php di public_html juga file sitemap.xml dan sitemap.xml.gz nah kedua file terakhir ini diset permission-nya ke 777 (rwx-rwx-rwx) di filemanager control panel. Setelah itu eksekusi langsung file sitemap_generator.php dari web yaitu: http://domainanda.com/sitemap_generator.php Lihat kalau tidak ada error maka situs Anda sudah memiliki site map dan sekarang tinggal mendaftarkan peta situs Anda ke google.

Lakukan pendaftaran website Anda di http://www.google.com/webmasters/sitemaps/ disana nantinya ada fasilitas otorisasi website dengan meminta Anda mengupload nomor yang diberikan oleh google, kalau tidak salah bentuknya seperti: google7ead3db5c0ea1e99.html tergantung nanti dari hasil keluaran google. Nantinya itu harus diupload di public_html dan beritahu google bahwa Anda sudah memuat nomor tersebut di situs Anda.

Jika sudah diverifikasi oleh google maka beritahukan google bahwa Anda sudah memiliki sitemap dengan memasukkan sitemap.xml dan sitemap.xml.gz di bagian sitemap google.

Nah, jika tidak ada aral melintang dalam verifikasi ini, maka dalam 3 hari semoga situs Anda sudah dilisting di google sesuai dengan peta yang Anda buat. Anda bisa juga melakukan edit hasil dari sitemap.xml jika ada yang tidak ingin dipetakan oleh google.

File http://domainanda.com/sitemap_generator.php bisa Anda eksekusi kembali jika ada beberapa content baru. Karena google hanya melisting pada hasil dari sitemap.xml pertama sehingga jika ada keluaran baru maka harus dibuatkan lagi yang baru, juga harus dieksekusi lagi dengan melakukan ping/klik langsung ke situs google di: http://www.google.com/webmasters/sitemaps/ping?sitemap=http://www.domainanda.com/sitemap.xml

Mailing sitemap bisa diikuti di http://www.google.com/webmasters/sitemaps/
sitemap_generator.zip


Kirim foto dari HP ke situs web

Category : Umum

Ketika bertugas sebagai Staff Laporan Memorandum ke RI-1 pada Posko Nasional Penanggulangan Bencana BAKORNAS Aceh-Nias di Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia, saya coba lihat ternyata file foto saya masih tersedia di HP dan coba upload langsung ke web ini 😉

Pict0374.JPG

Kalau yang ini lagi nyantai duduk di ruang rapat rasanya masih ngantuk 🙂

Pict0346.JPG

Yang latar belakangnya adalah kantornya JK pas bersebelahan dengan posko kami.

Pict0347.JPG

Yang ini koq item banget?? kena matahari pagi, padahal saya mau ambil latar belakang Mesjid di Kantor Wapres.

Pict0348.JPG

Nah.., kalo yang ini latar belakangnya posko kita yang tercinta hehehe 🙂 karena disana segala suka dan duka waktu menangani Tanggap Darurat selama 3 bulan untuk penanganan Aceh dan Nias.


Hukum dan Perubahan Sosial

Category : Hukum

Hukum sebagai alat untuk mengubah masyarakat di sini adalah dalam arti bahwa hukum mungkin dipergunakan sebagai suatu alat oleh agent of change (pelopor perubahan). Yang dimaksud dengan agent of change ini adalah seorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan. Untuk mempengaruhi masyarakat dalam mengubah sistim sosial, teratur dan direncanakan terlebih dahulu yang dinamakan dengan social engineering atau social planning.

Perubahan-perubahan yang direncanakan dan dikehendaki oleh warga masyarakat sebagai pelopornya merupakan tindakan-tindakan yang penting dan mempunyai dasar hukum yang sah. Akan tetapi hasil yang positif tergantung pada kemampuan pelopor perubahan untuk membatasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya disorganisasi sebagai akibat dari perubahan yang terjadi untuk memudahkan proses reorganisasi. Kemampuan membatasi terjadinya reorganisasi tergantung pada suksesnya proses pelembagaan dari unsur-unsur baru yang menyebabkan terjadinya perubahan tersebut.

Isi dari tulisan ini terdiri atas:
I. Beberapa Teori Tentang Hukum Dan Perubahan Sosial
  1. Max Weber
  2. Emile Durkheim
  3. Sir Henry Maine
  4. Pitirin Sorokin
  5. Arnold M. Rose
II. Hubungan Antara Perubahan-perubahan Sosial dengan Hukum
III. Hukum sebagai Alat untuk Mengubah Masyarakat

Untuk mendownload silahkan KLIK DISINI


Membuat E-Book

Category : Umum

Internet sebagai media tanpa batas ternyata menyimpan banyak kesempatan bagi para penulis untuk menuangkan buah pikirannya tentang apa saja. Dengan media ini sarana menulis dapat diejawantahkan sehingga masyarakat luas bisa membaca artikel dari sang penulis. E-Book atau elektronik book adalah tulisan kita yang disampaikan lewat media internet, baik dalam format word, pdf, atau txt biasa. Sarana ini bisa berjalan baik via email (mailing list) maupun via web (blog, atau web site biasa).

Manfaat ebook yang sangat besar ini memungkinkan setiap orang bisa mendapatkan informasi apa saja darinya. Selain bentuknya yang digital, sarana penyimpanannya yang tahan lama (karena kita bisa copy datanya ke flashdisk atau CDROM), tidak mudah rusak, mudah dalam pencarian (fasilitas search), mudah dalam menyalurkannya kemana saja dan tentunya bisa diganbungkan ke dalam multimedia (gambar, suara). Sehingga akan mempermudah para penulis ebook menuangkan karya mereka disana. Contoh yang umum adalah sepreti menulis dalam blog yang saat ini sangat banyak tersedia di internet. Dengan ebook kita bisa mendapatkan uang juga dari situ melalui karya tulisan kita yang berguna bagi orang lain.

Sekarang bagaimana caranya membuat ebook? seperti yang sudah saya sampaikan diatas bahwa banyak format untuk ebook, namun yang paling umum dipakai adalah dengan format Adobe Acrobat PDF. Pada format ini, tulisan yang sudah kita ketikan di MS Word atau Star Office kita convert ke format PDF, sehingga pembaca hanya bisa membaca tulisan tanpa melakukan editing tulisan kita. Sangat mudah bukan? namun yang paling penting dalam ebook adalah orisinalitas tulisan yang sangat unik sehingga tidak terkesan meniru atau menyalin tulisan orang lain.

Kemudian bagaimana menulis yang baik? Untuk jawaban pertanyaan ini tentunya sangat panjang karena dimulai dengan isi dari tulisan tersebut, gaya penulisan, gaya bahasa, serta tentunya implementasinya dari tulisan tersebut. Hal itulah yang harus dikuasai betul oleh penulis ebook. Proses belajar menulis banyak tempatnya apakah melalui aktif di mailing list, newsgroups, mengirimkan berita secara online, sampai kepada memberikan artikel kepada media massa. Artikel yang ditulis bisa dimulai dari materi apa saja yang dikuasai si penulis ebook sampai kemudian bisa menulis apa saja. Proses inilah yang memang harus dilewati oleh seorang penulis ebook, dimana pengalaman adalah guru terbaiknya.

Setelah bisa menghasilkan tulisan, langkah berikutnya adalah melakukan promosi atau memberitahukannya kepada khayalak umum. Nah, kalau yang ini tentunya kita harus punya situs sendiri atau numpang di website gratisan seperti blogspot.com atau situs wordpress.com kita tinggal mencari di search engine seperti google.com dengan keyword free blog. Tentunya kita harus memiliki alamat email untuk kontak langsung dalam pertukaran informasi, jadi buatlah alamat email juga untuk diri anda sendiri.

Setelah selesai, tentunya anda bisa mempromosikan situs blog anda kepada siapa saja, sehingga diakses dengan pengunjung yang banyak. Semakin unik tulisan anda, semakin baik peringkat dalam search engine hal ini karena kebanyakan search engine mengutamakan tulisan-tulisan yang unik.

Nah, mengenai bagaimana menghasilkan tulisan yang berkualitas akan saya kirimkan pada tulisan yang akan datang.


Suatu Tinjauan Tentang Hukum Pembuktian Dengan Pengakuan

Category : Hukum

Suatu masalah yang sangat penting dalam hukum pembuktian adalah masalah beban pembuktian. Pembagian beban pembuktian harus dilakukan dengan adil, tidak berat sebelah, karena suatu pembagian beban pembuktian yang berat sebelah a priori menjerumuskan pihak yang menerima beban yang terlampau berat, dalam jurang kekalahan.

Soal pembagian beban pembuktian ini dianggap sebagai suatu soal hukum atau soal yuridis, yang dapat diperjuangkan sampai tingkat kasasi dimuka pengadilan Kasasi, yaitu Mahkamah Agung. Melakukan pembagian beban pembuktian yang tidak adil dianggap sebagai suatu pelanggaran hukum atau undang-undang yang merupakan alasan bagi Mahkamah Agung untuk membatalkan putusan hakim atau pengadilan dibawahnya yang bersangkutan.

Pasal 1865 KUHPerdata yang telah disebutkan diatas, atau pasal 163 �RIB (Pasal 283 RDS) sebenarnya memang bermaksud memberikan pedoman dalam hal pembagian beban pembuktian itu. Disebutkan disitu bahwa barang siapa mempunyai sesuatu hak atau, guna membantah hak orang lain, menunjuk pada suatu peristiwa, diwajibkan membuktikan adanya hak atau peristiwa tersebut.

Isi dari tulisan ini terdiri atas:
I. Pendahuluan
II. Asas-asas Pembuktian
  Pengertian Pembuktian
  Tujuan Pembuktian
  Hukum Pembuktian Positif
  Apa yang harus dibuktikan?
  Penilaian Pembuktian
  Beban Pembuktian
III. Peranan Pembuktian dengan Pengakuan
  A. Alat-alat Bukti Tertulis
  B. Pembuktian dengan Saksi
  C. Persangkaan
  D. Pengakuan
  E. Sumpah
IV. Penutup

Untuk mendownload silahkan KLIK DISINI (186KB).


Tanggapan: PERADI Kembali Buka Pendaftaran Verifikasi dan Pendataan Ulang Advokat

Category : Hukum

Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) sebagai organisasi tunggal para advokat Indonesia kembali unjuk gigi. Melalui pengumuman resmi yang ditandatangani Ketua Otto Hasibuan dan Wakil Sekretaris Jenderal Hasanuddin Nasution, PERADI menyatakan kembali membuka pendaftaran verifikasi dan pendataan ulang advokat.

Pengumuman yang disampaikan baik di media Hukumonline maupun situs resmi PERADI itu, mengundang banyak protes dari berbagai kalangan, karena belum selesai dengan urusan calon advokat yang magang setelah mengikuti ujian advokat, AD-ART yang belum selesai, hingga kepastian ujian ulang bagi calon advokat yang masih terkatung-katung. Itulah sebabnya PERADI yang notabene adalah organisasi induk advokat, seharusnya harus lebih profesional dalam mengambil suatu keputusan. Bukannya membuat keputusan yang hanya berdasar pada beberapa pedoman saja, namun harus melihat ke beberapa aspek yang menyentuh banyak bagian.
Proses verifikasi dan pendataan ulang sebaiknya memanfaatkan situs PERADI yang online dalam update databasenya, kiriman data bisa berupa e-mail ataupun kontak via web dengan menyediakan halaman khusus untuk upload file administrasi yang diminta. Karena dengan sistem online seperti ini diharapkan update data bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan tentunya biaya murah. Yang pasti copyan asli (legalisisr) tentunya harus diserahkan di tiap-tiap organisasi daerah masing-masing.

Tapi bagaimana misalnya dengan advokat yang berada di Indonesia Timur (Papua, dsb) yang memliki kendala infrastruktur komunikasi? apalagi kalau misalnya harus mengirimkan berkasnya ke Jakarta, tentunya hal ini sangat menyita waktu yang banyak.
Saya hanya berharap semoga dimasa yang datang PERADI bisa lebih baik dari sekarang dan profesionalisem kerja advokat lebih meningkat agar hukum dan keadilan bisa ditegakkan di bumi Indonesia.
Terima kasih.


Franchise

Category : Hukum

Aktivitas franchising dalam bentuknya yang banyak ditemui saat ini merupakan suatu fenomena bisnis yang baru. Sistim ini sudah dipakai di Indonesia walaupun belum ada badan yang menampung atau mengikuti perkembangan bidang ini. Juga franchise dan sistim franchise masih sangat terbatas yang paham. Namun di Indonesia berlaku dua UU yang menjadi dasar pemberian perlindungan hukum kepada hak milik intellektual perusahaan, yakni UU Patent dan UU Merek..

Dengan adanya UU Patent memungkinkan franchisor memperoleh perlindungan hukum terhadap kemungkinan adanya usaha peniruan. Yang dapat dipatentkan mencakup antara lain teknologi, proses produksi, sistim dan disain produk. UU Merek menjadi dasar hukum bagi pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum kepada perusahaan yang mendaftarkan mereknya terhadap kemungkinan peniruan, pemalsuan, ataupun penggunaan secara illegal atas mereka dagangnya.
Untuk membantu para pengusaha dalam mendaftarkan hak patentnya, di Indonesia terdapat beberapa konsultan patent. Konsultan ini dapat membantu menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pendaftaran patent. Dengan adanya kedua UU ini maka kontrak kerjasama antara franchisor dan franchisee walaupun belum ada ketentuan pemerintah ataupun suatu kode etik yang dikeluarkan oleh suatu asosiasi yang khusus berkaitan dengan dilahirkannya kesepakatan kerja sama maka kedua UU ini juga sudah bisa memberikan gambaran di dalam ikatan kerja sama yang dibuat. Apakah mampu menilai kewajaran kontrak kerja sama di tingkat etika bisnis yang dianut oleh franchisor.

Selengkapnya mengenai artikel, ulasan dan aspek hukum FRANCHISE dapat Anda DOWNLOAD DISINI.


Geo-Map

Category : Umum

[wp-geotrack-googlemap]
[wp-geotrack-list]


Anak Luar Nikah Sebagai Ahli Waris Menurut KUHPerdata

Category : Hukum

Seorang anak luar nikah adalah anak yang lahir diluar ikatan perkawinan yang sah. Anak tersebut hanyalah mempunyai hubungan perdata dengan ibunya, jadi hanya dapat mewaris harta warisan dari ibunya. Seorang anak luar nikah hanya boleh mewaris rata warisan bapaknya apabila bapak ini mengakui dia sebagai anaknya, tetapi ia tidak boleh mewaris harta warisan dari golongan II, golongan III dan golongan IV. Ia boleh mewaris harta warisan dari semua golongan apabila ia diakui sah yaitu pengakuan yang disahkan di Pengadilan Negeri.

Adapun tidak semua anak luar nikah dapat diakui sah karena anak yang lahir dalam sumbang dan anak lahir dalam hasil zinah tidak boleh diakui sah. Mereka hanya boleh mendapatkan biaya nafkah dna biaya hidup/sekolah. Menjadi masalah kalau anak-anak luar nikah ini (anak-anak sumbang dan anak zinah) tidak boleh mewaris, bagaimanakah jalan keluarnya, supaya mereka boleh mendapatkan harta kekayaan? Caranya ialah dengan jalan pemberian melalui testament dapat saja diberikan kepada siapa saja yang si pemberi tertamen mau, jadi termasuk juga anak-anak luar nikah itu.

Anak luar nikah walaupun sudah diakui sah tetapi bagaimana yang didapatnya didalam mewaris adalah tidak sama dengan anak sah. Bagian anak sah lebih banyak yang didapat dari bagian anak luar nikah yang sudah diakui sah. Untuk anak adopsi kedudukannya adalah sama dengan anak sah dan bagian warisannyapun sama dengan anak sah.

Isi dari tulisan ini terdiri atas:
I. Pendahuluan
II. Kedudukan Anak Luar Nikah Menurut KUHPerdata
  A. Kedudukan dari setiap ahli waris
  B. Status Anak Luar Nikah
  C. Perbandingan anak angkat dan anak kandung dalam hal mewaris.
  D. Garis keatas dan anak luar nikah dalam hal mewaris.
III. Kedudukan dan Bagian dari Ahli Waris
  A. Proses Pengakuan dan Penegsahan dari Anak Luar Nikah
  B. Bagian anak luar nikah dalam mewaris
  C. Peranan pasal 285 ayat 1 KUHPerdata bagi bagian dari anak luar nikah pada warisan.
IV. Penutup
  A. Kesimpulan
  B. Saran

Selengkapnya Anda dapat KLIK DISINI.